supra yogi

rio kumbang rio madu '''***
** jan bimbang jan ragu
**inilah bloog aku

jan de cele yee...

((<<>>)) anak belitong punye kreasi

Senin, 26 Mei 2014

Wisata Bawah Laut Indonesia

Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia

Miz Tia Respect - Wisata Bawah Laut Indonesia | Alam Bawah Laut Indonesia | tempat wisata menyelam (diving)


Surga bawah laut yang ditawarkan Indonesia kepada penggila wisata bawah laut terletak mulai dari Pulau Weh di bagian Barat Indonesia, Wakatobi, Laut Banda, Teluk Lembeh, Alor, Halmahera, Bunaken hingga Raja Ampat dan masih banyak surga bawah laut Indonesia lainnya.
Tidak hanya keindahan pantai dengan pasir putih dan kehangatan sinar matahari yang selalu didamba wisatawan dari mancanegara, Indonesia juga menawarkan wisata alam bawah laut dengan pesona terumbu karang dan biota laut yang sangat beragam. "Pesona alam bawah laut Indonesia ini merupakan salah satu surga dunia bawah laut yang menjadi tujuan utama photographer dan videographer bawah laut dari berbagai belahan dunia,".

Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect

raja ampat - Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect
Kepulauan Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat terletak di sebelah barat paruh burung pulau Papua. Kabupaten  Raja Ampat memiliki luas sekitar 881.953 km2 dengan luas daratan hanya sekitar 6.084,50 km2. Jumlah pulau yang berada dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Raja Ampat adalah lebih dari 610 pulau, dengan panjang wilayah garis pesisir pantai lebih dari 753 km.  Dari ratusan pulau yang tersebar di kabupaten Raja Ampat hanya 35 pulau saja yang didiami oleh penghuni lokal. (Raja Ampat dalam Angka, 2007). 
Kabupaten Raja Ampat terletak pada posisi 2º25’ LU – 4º25’ LS dan 130º –
132º55’ BT dan secara administratif memiliki batas sebagai berikut :
Sebelah Utara : Samudera Pasifik, berbatasan dengan wilayah Negara Palau
Sebelah Timur : Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.
Sebelah Selatan : Kabupaten Seram Utara, Provinsi Maluku.

Sebelah Barat : Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. 
Keindahan bawah laut Raja Ampat ini sudah terkenal sampai keluar negeri. Bagi pecinta diving pasti mengenal kepulauan ini. Perjalanan ke Kepulauan Raja Ampat dari Jakarta memerlukan waktu 6 jam bila naik pesawat komersil. Disini sobat bisa menjumpai beberapa spesies endemik Raja Ampat yang tidak bisa sobat jumpai ditempat lain. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Raja_Ampat)
Wakatobi - Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - Miz Tia Respect
Wakatobi
Surga bawah laut tersebut dikenal dengan Taman Nasional Wakatobi yang terletak di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibu kota Wakatobi adalah Wangi-Wangi. Kabupaten Wakatobi terdiri dari empat pulau utama, yaitu Wangiwangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko. Jadi, Wakatobi adalah singkatan nama dari keempat pulau utama tersebut.(MizTia Respect - indonesia.travel). Wakatobi merupakan gabungan dari 4 pulau terbesar di kawasan ini yaitu Pulau Wangi-Wangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko. Keindahan bawah laut di kawasan ini sudah diakui oleh dunia dan dijadikan Taman Nasional oleh pemerintah Indonesia. Wakatobi terletak di Propinsi Sulawesi Tenggara. Dulunya Wakatobi bernama Kepulauan Tukang Besi. http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Wakatobi .Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki sekitar 40 lokasi penyelaman terbaik yang tersebar di wilayah perairan laut kabupaten yang berbatasan langsung dengan laut Banda itu yaitu Karang Mari Mabo, karena lokasi tersebut memiliki keindahan alam bawah laut yang benar-benar sangat menggiurkan para pencandu selam kelas dunia.
3. Tulamben


tulamben - Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect
Kapal Karam Di Tulamben
Tulamben salah satu objek wisata di Bali, lokasi Karang, ikan, dan bangkai kapal (wreck) di Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali membuatnya jadi tempat menyelam yang disejajarkan dengan Wakatobi, Sulawesi Tenggara dan Bunaken, Sulawesi Utara. Terletak sekitar 100km dari dari Bandara Ngurah Rai atau sekitar 3 jam perjalanan dengan mobil ke arah bagian Timur pulau Bali.
Tulamben terletak 82 km dari kota Denpasar, Bali. Tulamben memiliki keindahan bawah laut yang sangat bagus. Wisata di Tulamben menyaksikan panorama bawah laut seperti eksotisme ikan-ikan yang berenang itu dan warna-warni terumbu karang, tentu saja menarik untuk dilihat. Tujuan untuk wisata diving tujuan utamanya adalah bangkai kapal (wreck point).Kapal milik Amerika Serikat yang karam pada perang dunia kedua dan sekarang menjadi hunian ratusan spesies ikan di laut Tulamben Kita tinggal berenang lebih ke tengah dan amati baik-baik di bawah. Kita akan melihat buritan kapal yang tenggelam akibat ditembak terpedo milik Jepang pada perang dunia I tersebut. Bagian paling atas kapal ini hanya sedalam tiga meter dari permukaan. Kedalaman di tempat ini maksmimal 30 meter. Jika memang anda memang penghobby diving ataupun menyelam objek wisata Tulamben ini akan sangat sayang untuk lewatkan, tempat terdekat lainya yang juga bagus untuk diving dan dengan keindahan matahari terbitnya adalah pantai Amed.
bunaken - Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect
Bunaken
Objek wisata di Sulawesi Utara ini memang sangat terkenal dengan keindahan bawah lautnya sehingga perlu dijaga kelestariannya. Bunaken terletak 75 mil laut dari pantai Manado. Taman Nasional Bunaken dapat dicapai melalui Pelabuhan Manado, Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas dan Marina Blue Banter. Dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor menuju pulau Siladen dapat ditempuh + 20 menit, pulau Bunaken + 30 menit, pulau Montehage + 50 menit dan pulau Nain +60 menit. Dari Blue Banter Marina dengan menggunakan kapal pesiar yang tersedia menuju daerah wisata di pulau Bunaken dapat ditempuh dalam waktu 10-15 menit, sedangkan dari pelabuhan NDC menuju lokasi penyelaman di pulau Bunaken dengan menggunakan speed boat ditempuh dalam waktu + 20 menit.. Selain Raja Ampat, Indonesia juga memiliki spot menyelam terbaik lainnya yaitu di Taman Nasional Bunaken. Lokasi Bunaken terletak di Provinsi Sulawesi Utara dan bisa ditempuh selama 35 menit dari Manado menggunakan perahu motor.
Keindahan terumbu karang dan biota laut Bunaken mengundang para pecinta diving untuk mengunjungi tempat ini. Taman Nasional Bunaken merupakan Situs Warisan Dunia setelah didaftarkan oleh pemerintah pada tahun 2005. Taman Nasional ini juga merupakan situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO.
Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem daratan/pesisir.
Pada bagian Utara terdiri dari pulau Bunaken, pulau Manado Tua, pulau Montehage, pulau Siladen, pulau Nain, pulau Nain Kecil, dan sebagian wilayah pesisir Tanjung Pisok. Sedangkan pada bagian Selatan meliputi sebagian pesisir Tanjung Kelapa. http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bunaken


5. Nusa Penida Dan Nusa Lembongan
Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect
Wisata Laut Indonesia
Bali tidak hanya punya Kuta, Kintamani, Ubud, Uluwatu, Sanur, Nusa Dua, atau Tanah Lot. Masih ada Nusa Lembongan, pulau kecil dan gersang di tenggara Pulau Bali, yang menyuguhkan obyek wisata bahari yang berair sebiru batu safir, suasana kepulauan yang sunyi dan masih 'perawan' dibanding Bali yang hiruk-pikuk, dijejali banyak turis, dan banyak polesan demi kepentingan industri pariwisata.
Nusa Penida dan Nusa Lembongan adalah dua pulau yang terletak di sebelah tenggara pulau Bali. Dua Pulau ini terkenal akan spot diving-nya.
Untuk sampai ke sini, wisatawan dapat menggunakan perahu motor dari Pantai Sanur sekitar 2 jam berlayar menuju Jungutbatu di Nusa Lembongan. Alternatif lain yaitu dari Pelabuhan Benoa sekitar 1,5 jam perjalanan. Dari Pelabuhan Benoa menuju kawasan wisata Nusa Lembongan yang kini menjadi andalan Bali itu, ada dua kapal pesiar yang siap mengantar yaitu Bounty Cruises dan Bali Hai Cruises yang berangkat dari Ponton.
Selanjutnya untuk menjelajah Pulau Nusa Lembongan melalui perjalanan darat sudah bisa digunakan fasilitas mobil. Fasilitas transportasi darat di pulau tersebut sudah bisa dikatakan cukup baik karena jalannya sudah diaspal. Selama perjalanan menyusuri Pulau Nusa Lembongan, Anda dapat melihat rumah-rumah penduduk setempat dan tempat balai pertemuan di pulau ini. Tidak jarang pula ada wisatawan mancanegara yang mengendarai sepeda motor untuk menjelajahi pulau ini. Anda dapat menyewa sepeda motor maupun sepeda di Jungkutbatu untuk perjalanan mengelilingi dan menyelusuri Pulau Nusa Lembongan.

6. Kepulauan Seribu

pulau seribu - Tempat Wisata Bawah Laut Indonesia - MizTia Respect
Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu terletak 45 km utara kota Jakarta. Kepulauan Seribu merupakan gugusan pulau karang yang pulau-pulaunya memiliki ketinggian kurang dari 3 meter dpl. Disamping keindahan bawah lautnya, di kepulauan Seribu terkenal dengan tempat penangkaran penyu. Penangkaran penyu di kepulauan Seribu terletak di Pulau Pramuka.

source :
http://balibackpacker.blogspot.com/ 
http://miztia-respect.blogspot.com/2013/03/tempat-wisata-bawah-laut-indonesia.html


Islam dan peradaban di dunia

ISLAM & PERADABAN DUNIA

SUMBANGAN ISLAM BAGI PERADABAN DUNIA

A.    Pendahuluan
Islam yang hadir di tengah kerasnya peradaban jahiliyah, melaui Muhammad saw. Akan tetapi untuk selanjutnya Islam mampu bermetamorfosa menyebar hampir ke seluruh penjuru jagad. Setelah masa Rasulullah saw, yang kemudian dilanjutkan oleh masa khulafau-r-rasyidin dan dinasti-dinasti Islam yang muncul sesudahnya. Dan telah berhasil membangun peradaban dan kekuatan politik yang menandingi dinasti besar lainnya pada masa itu, yakni Bizantium dan Persia.[1]
Demikian Islam telah menorehkan tinta emas pada sejarah kehidupan umat manusia. Dan sebagaimana Islam yang datang sebagai rahmatan lil ‘alamin, sehingga Islam mampu berdiri tegak pada setiap masa dan kurun waktu. Realitas spiritual dan metahistorikal yang mentransformasi kehidupan lahir dan batin dari beragam manusia di dalam situasi temporal maupun ruang yang berbeda. Dan secara historis Islam telah memainkan peran yang signifikan dalam perkembangan beberapa aspek pada peradaban dunia.
Dengan pernyataan diatas, memungkinkan adanya pertanyaan “Bagaimanakah Islam mempengaruhi peradaban dunia?”
B.     Sekilas tentang peradaban Islam dan periode kejayaan peradaban Islam
Peradaban Islam adalah bagian-bagian dari kebudayaan Islam yang meliputi berbagai aspek seperti moral, kesenian, dan ilmu pengetahuan, serta meliputi juga kebudayaan yang memilliki sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang luas.[2] Dengan kata lain peradaban Islam bagian dari kebudayaan yang bertujuan memudahkan dan mensejahterakan hidup di dunia dan di akhirat.
Sejalan dengan pengertian tersebut, Islam dalam menegakkan peradabannya tidak hanya memandang satu sisi kehidupan dunia dengan pencapaian kebudayaan yang dapat memajukan peradabannya, akan tetapi juga memperhatikan prinsip pencapaian kebahagiaan kehidupan akhirat, dengan memberikan ajaran dengan cara berkehidupan yang bermoral dan santun dalam memandang keberagaman dunia.
Dalam memahami peradaban Islam, amat penting untuk mengingat tidak hanya keragaman seni dan ilmu pengetahuan, tetapi juga keragaman interpretasi teologis dan filosofis pada doktrin-doktrin Islam, bahkan pada bidang hukum Islam. Tidak ada kesalahan yang serius daripada pendapat yang menegaskan bahwa Islam adalah realitas yang seragam, dan peradaban Islam tidak mengapresiasi ciptaan atau eksistensi beragam. Meskipun kesan adanya keseragaman sering mendominasi segala hal yang berkaitan dengan Islam, sisi keragaman di bidang interpretasi agama itu sendiri selalu ada, sebagaimana juga terdapat aspek beragam pada pemikiran dan kultur Islam. Akan tetapi, Nabi Muhammad saw sebagai pembawa ajaran Islam, menganggap bahwa keragaman pendapat para pemikir Muslim adalah sebuah karunia Tuhan.[3] Namun dengan segala keberagamannya tersebut, masih saja terlihat kesatuan yang amat mengagumkan tetap mempengaruhi peradaban Islam, sebagaimana hal tersebut telah mempengaruhi agama yang melahirkan peradaban itu, dan membimbing alur sejarahnya selama berabad-abad.
Demikianlah Islam dengan ajaran suci dan universal sebagaimana yang telah diwahyukan, mengalami perkembangan dari masa ke masa. Adapun penyebaran Islam dan torehan peradabannya ke penjuru dunia, tak kan lepas dari metode dan sistem penyebarannya, mulai dari perdagangan, korespondensi (seperti yang dilakukan Rasulullah dengan mengirim surat kepada para raja Mesir, Persia, dll.), diplomasi politik, sampai pada peperangan perebutan kekuasaan dan pendudukan wilayah.
Sedangkan periode penyebaran Islam dan peradabannya yang dimulai sejak masa Rasulullah saw pada abad ke-6 M hingga saat ini, terdapat masa-masa kejayaan peradaban Islam yang kemudian diwarisi oleh peradaban dunia. Dan pereodisasi peradaban Islam tersebut, secara umum terbagi menjadi 3 (tiga) periode,[4] yang antara lain :
1.         Periode klasik
Pada masa ini merupakan masa ekspansi, integrasi dan keemasan Islam. Sebelum wafatnya Nabi Muhammad saw (632 M), seluruh semenanjung Arabia telah tunduk ke bahwah kekuasaan Islam, yang kemudian dilanjutkan dengan ekspansi keluar Arabia pada masa khalifah pertama Abu Bakar ash-Shiddiq, hingga berlanjut pada kekhalifahan berikutnya.
Pencapaian kemenangan Islam pada masa ini adalah dapat dikuasainya Irak pada tahun 634 M, yang kemudian meluas hingga Suria, kemudian pada masa Umar bin Khattab, Islam mampu menguasai Damaskus (635 M) dan tentara Bizantium di daerah Syiria pun ditaklukkan pada perang Yarmuk (636 M), selanjutnya menjatuhkan Alexandria (641 M) dan menguasai Mesir dengan tembok Babilonnya pada masa itu. Dan kekuasaan Islampun meluas hingga Palestina, Syiria, Irak, Persia dan Mesir. Pada masa khalifah Utsman bin Affan, Tripoli dan Ciprus pun tertaklukkan. Walaupun setelah itu terjadi keguncangan politik pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib, hingga wafatnya.
Kekhalifahan berlanjut pada kekuasaan Bani Umayyah, yang pada masa ini kekuasaan Islam semakin meluas, berawal dti Tunis, Khurasan, Afganistan, Balkh, Bukhara, Khawarizm, Farghana, Samarkand, Bulukhistan, Sind, Punjab, dan Multan. Bukan hanya itu, perluasan dilanjutkan ke Aljazair dan Maroko, bahkan telah membuka jalan ke kawasan Eropa yaitu Spanyol, dan menjadikan Cordova sebagai ibu kota Islam Spanyol. Lebih ringkasnya, pada masa dinasti ini kekuasaan Islam telah menguasai Spanyol, Afrika Utara, Syiria, Palestina, Semenanjung Arabia, Irak, sebagaian dari Asia Kecil, Persia, Afganistan, Pakistan, Turkmenia, Uzbek, dan Kirgis (di Asia Tengah).
Sejak kedinastian Bani Umayyah, peradaban Islam mulai menampakkan pamor keemasannya. Walaupun Bani Umayyah lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan Arab. Benih-benih peradaban baru tersebut antara lain perubahan bahasa administrasi dari bahasa Yunani dan Pahlawi ke bahasa Arab, dengan demikian bahasa Arab menjadi bahasa resmi yang harus dipelajari, hingga mendorong Imam Sibawaih menyusun Al-Kitab yang menjadi pedoman dalam tata bahasa Arab.
Pada saat itu pula (± abad ke-7 M), bermunculan sastrawan-sastrawan Islam, dengan berbagai karya besar antara lain sebuah novel terkenal Laila Majnun yang ditulis oleh Qais al-Mulawwah. Lain dari pada itu, dengan adanya pusat kegiatan ilmiah di Kufah dan Basrah, bermunculan ulama bidang tafsir, hadits, fiqh, dan ilmu kalam.
Pada bidang ekonomi dan pembangunan, Bani Umayyah di bawah pimpinan Abd al-Malik, telah mencetak alat tukar uang berupa dinar dan dirham. Sedangkan pembangunan yang dilakukan adalah pembangunan masjid-masjid di Damaskus, Cordova, dan perluasan masjid Makkah serta Madinah, termasuk al-Aqsa di al-Quds (Yerussalem), juga pembangunan Monumen Qubbah as-sakhr, juga pembangunan istana-istana untuk tempat peristirahatan di padang pasir, seperti Qusayr dan al-Mushatta.
Setelah kekuasaan Bani Umayyah menurun, dan ditumbangkan oleh Bani Abbasiyah pada tahun 750 H, kembali Islam dengan perkembangan peradabannya terus menerus bergerak pada kemajuan. Di masa al-Mahdi, perekonomian mengalami peningkatan dengan konsep perbaikan sistem pertanian dengan irigasi, dan juga pertambangan emas, perak, tembaga dan lainnya yang juga meningkat pesat. Bahkan perekonomian menjadi lebih baik setelah dibukanya jalur perdagangan dengan transit antara timur dan barat, dengan Basrah sebagai pelabuhannya.
Masa selanjutnya pada masa Harun al-Rasyid, kehidupan sosial pun menjadi lebih mapan dengan dibangunnya rumah sakit, pendidikan dokter, dan farmasi. Hingga Baghdad pada masa itu mempunyai 800 orang dokter. Dilanjutkan pada masa al-Makmun yang lebih berkonsenrasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, dengan menerjemahkan buku-buku  kebudayaan Yunani dan Sansekerta,[5] dan berdirinya Baitu-l-hikmah sebagai pusat kegiatan ilmiahnya. Yang disusul kemudian dengan berdirinya Universitas Al-Azhar di Mesir. Juga dibangunnya sekolah-sekolah, hingga Baghdad menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Maka, tak dapat dipungkiri lagi bahwa masa-masa ini dikatakan sebagai the golden age.
Kemajuan keilmuan dan teknologi Islam mengalami masa kejayaan di masa ini. Munculnya para ilmuwan, filosof dan cendekiawan Muslim telah mewarnai penorehan tinta sejarah dunia. Islam bukan hanya menguasai ilmu pengetahuan dan filsafat yang mereka pelajari dari buku-buku Yunani, akan tetapi menambahkan ke dalam hasil penyelidikan yang mereka lakukan sendiri dalam lapangan sains dan filsafat. Tokoh cendekiawan Muslim yang terkenal adalah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi sebagai metematikawan yang telah menelurkan aljabar dan algoritma, al-Fazari dan al-Farghani sebagai ahli astronomi (abad ke VIII), Abu Ali al-Hasan ibnu al-Haytam dengan teori optika (abad X), Jabir ibnu Hayyan dan Abu Bakar Zakaria ar-Razi sebagai tokoh kimia yang disegani (abad IX), Abu Raihan Muhammad al-Baituni sebagai ahli fisika (abad IX), Abu al-Hasan Ali Mas’ud sebagai tokoh geografi (abad X),  Ibnu Sina sebagai seorang dokter sekaligus seorang filsuf yang sangat berpengaruh (akhir abad IX), Ibnu Rusyd sebagai seorang filsuf ternama dan terkenal di dunia filsafat Barat dengan Averroisme, dan juga al-Farabi yang juga seorang filsuf Muslim.
Selain sains dan filsafat pada masa ini juga bermunculan ulama besar tentang keagamaan dalam Islam, seperti Imam Muslim, Imam Bukhari, Imam Malik, Imam Syafi’I, Abu Hanifah, Ahmad bin Hambal, serta mufassir terkenal ath-Thabari, sejarawan Ibnu Hisyam dan Ibnu Sa’ad. Masih adalagi yang bergerak dalam ilmu kalam dan teologi, seperti Washil bin Atha’, Ibnu al-Huzail, al-Allaf, Abu al-Hasan al-Asyari, al-Maturidi, bahkan tokoh tasawuf dan mistisisme seperti, Zunnun al-Misri, Abu Yazid al-Bustami, Husain bin Mansur al-Hallaj, dan sebagainya. Di dunia sastra pun mengenalkan Abu al-Farraj al-Asfahani, dan al-Jasyiari yang terkenal melalui karyanya 1001 malam, yang telah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia.
2.         Periode pertengahan
Pada periode ini, terdapat periode kemunduran Islam pada sekitar 1250-1500 M. Yang mana satu demi satu kerajaan Islam jatuh ke tangan Mongol, dan kerajaan Islam Spanyol pun mampu ditaklukkan oleh  raja-raja Kristen yang bersatu, hingga orang-orang Islam Spanyol berpindah ke kota-kota di pantai utara Afrika.
Namun dengan demikian, terdapat kebangkitan kembali kedinastian Islam pada masa 1500-1800 M. Di sana terdapat 3 kerajaan besar, yang menjadi tonggak bejayanya peradaban Islam yang ke-2. Kerajaan besar tersebut adalah Kerajaan Turki Usmani, Kerajaan Safawi Persia, dan Kerajaan Mughal di India.
Karajaan Turki Usmani berhasil mengambil alih Bizantium dan menduduki Konstantinopel (Istambul). Hingga akhirnya kekuasaan Turki Usmani mampu menguasai Asia Kecil, Armenia, Irak, Syiria, Hijaz, Yaman, Mesir, Libya, Tunis, Aljazair, Bulgaria, Yunani, Yugoslavia, Albania, Hongaria, dan Rumania.
Sedangkan di tempat lain, Persia Islam bangkit dengan dengan Kerajaan Safawi (1252 M), dengan dinasti yang berasal dari Azerbaijan Syaikh Saifuddin yang beraliran Syi’ah. Kekuasaannya menyeluruh hingga seluruh Persia. Dan berbatasan dengan kekuasaan Usmani di barat dan kerajaan Mughal di kawasan timur.
Kerajaan Mughal di India, yang berdiri pada tahun 1482 M dengan pendirinya Zahirudin Babur. Kekuasaannya mencakup Afganistan, Lahore, India Tengah, Malwa dan Gujarat. Di India, bahsa Urdu akhirnya menjadi bahasa kerajaan menggantikan bahasa Persia. Dan kemajuannya telah membuat beberapa bukti peninggalan sejarah antara lain, Taj Mahal, Benteng Merah, masjid-masjid, istana-istana, dan gedung-gedung pemerintahan di Delhi.
Akan tetapi pada masa kemajuan ini, ilmu pengetahuan tidak banyak diberikan perhatian, namun perhatiannya terhadap seni dalam berbagai bentuk adalah sangat besar, sehingga kerajaan Usmani mendapatkan julukan the patron of art. Ketiga kerajaan besar tersebut lebih banyak memperhatikan bidang politik dan ekonomi. Sedangkan di Barat, mulai menuai kebangkitan dengan melihat jalur yang terbuka ke pusat rempah-rempah dan bahan-bahan mentah dari daerah Timur Jauh melaui Afrika Selatan.
Hingga pada Abad ke-17, di eropa mulai mencul negara-negara kuat, bahkan Rusia mulai maju di bawah Peter Yang Agung. Dan melalui peperangan, Usmani mengalami kekalahan. Dan Safawi Persia pun ditaklukkan oleh Raja Afghan yang mempunyai perbedaan faham. Dan kerajaan Mughal India pecah dikarenakan terjadi pemberontakan dari kaum Hindu, bahkan Inggris pun berperan menguasainya pada tahun 1857 M.
3.         Periode Modern
Periode ini dikatakan sebagai periode kebangkitan Islam, yang mana dengan berakhirnya ekspedisi Napoleon di Mesir, telah membuka mata umat Islam akan kemunduruan dan kelemahannya di samping kemajuan dan kekuasaan Barat. Raja dan pemuka-pemuka Islam mulai berpikir mencari jalan keluar untuk mengembalikan keseimbangan kekuatan, yang telah pincang dan membahayakan umat Islam.[6] Sebab Islam yang pernah berjaya pada masa klasik, kini berbalik menjadi gelap. Bangsa Barat menjadi lebih maju dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan peradabannya.
Dengan demikian, timbullah pemikiran dan pembaharuan dalam islam yang disebut dengan modernisasi dalam Islam. Sekian tokoh pembaharu Islam telah mengeluarkan buah pikirannya guna membuat umat Islam kembali maju sebagaimana pada periode klasik. Para tokoh tersebut antara lain, Muhammad bin Abdul Wahab di Arab, Muhammad Abduh, Jamaludin al-Afghani, Muhammad Rasyid Ridha di Mesir, Sayyid Ahmad Khan, Syah Waliyullah, dan Muhammad Iqbal di India, Sultan Mahmud II dan Musthafa Kamal di Turki, dan masih banyak lagi yang lainnya.
C.     Transformasi peradaban Islam kepada peradaban dunia.
Sekian lamanya Islam melakukan penyebaran ajarannya, hingga lebih dari 14 abad lamanya.  Tentunya dari masa perjuangan tersebut telah menorehkan banyak hasil yang dapat dirasakan oleh dunia saat ini walaupun sudah tidak ada lagi kekuasaan Islam yang mutlak. Karena Islam dalam ekspansinya, tidak hanya mengambil keuntungan materi dari daerah yang dapat dikuasai, melainkan ikut membangun dan memajukan peradaban yang ada dan tetap toleran terhadap budaya lokal yang ada.
Para tokoh Islam klasik yang telah membangun peradaban di masa itu, dan tidak dilakukan oleh orang-orang barat pada masa kegelapan, adalah dengan mempelajari dan mempertahankan peradaban yunani kuno, serta mengembangkan buah pemikirannya untuk menemukan sesuatu yang baru dari segi filsafat dan ilmu pengetahuan. Seorang pemikir orientalis barat Gustave Lebon, dan telah diterjemahkan oleh Samsul Munir Amin, mengatakan bahwa “(orang Arablah) yang menyebabkan kita mempunyai peradaban, karena mereka adalam imam kita selama enam abad”.[7]
Hingga peradaban Islam telah memberi kontribusi besar dalam berbagai bidang khususnya bagi dunia Barat yang saat ini diyakini sebagai pusat peradaban dunia. Kontribusi besar tersebut antara lain :
1.      Sepanjang abad ke-12 dan sebagian abad ke-13, karya-karya kaum Muslim dalam bidang filsafat, sains, dan sebagainya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, khususnya dari Spanyol. Penerjemahan ini sungguh telah memperkaya kurikulum pendidikan dunia Barat.
2.      Kaum muslimin telah memberi sumbangan eksperimental mengenai metode dan teori sains ke dunia Barat.
3.      Sistem notasi dan desimal Arab dalam waktu yang sama telah dikenalkan ke dunia barat.
4.      Karya-karya dalam bentuk terjemahan, kususnya karya Ibnu Sina (Avicenna) dalam bidang kedokteran, digunakan sebagai teks di lembaga pendidikan tinggi sampai pertengahan abad ke-17 M.
5.      Para ilmuwan muslim dengan berbagai karyanya telah merangsang kebangkitan Eropa, memperkaya dengan kebudayaan Romawi kuno serta literatur klasik yang pada gilirannya melahirkan Renaisance.
6.      Lembaga-lembaga pendidikan Islam yang telah didirikan jauh sebelum Eropa bangkit dalam bentuk ratusan madrasah adalah pendahulu universitas yang ada di Eropa.
7.      Para ilmuwan muslim berhasil melestarikan pemikiran dan tradisi ilmiah Romawi-Persi (Greco Helenistic) sewaktu Eropa dalam kegelapan.
8.      Sarjana-sarjana Eropa belajar di berbagai lembaga pendidikan tinggi Islam dan mentransfer ilmu pengetahuan ke dunia Barat.
9.      Para ilmuwan Muslim telah menyumbangkan pengetahuan tentang rumah sakit, sanitasi, dan makanan kepada Eropa.[8]
Pada kondisi-kondisi tersebut, terutama pada abad ke-11 dan ke-12, walaupun tradisi Islam yang diboyong ke Barat masih belum terjadi pemisahan yang jelas antara ilmu-ilmu yang ada dan ketika itu ilmu kalam, filsafat, tasawuf, ilmu alam, matematika, dan ilmu kedokteran masih bercampur. Akan tetapi Islam telah mampu mendamaikan akal dengan iman dan filsafat dengan agama. Sedangkan  bangsa Barat pada masa itu masih terdapat stereotipe yang memisahkan antara akal dan iman serta filsafat dan agama. Hal ini juga terjadi pada ilmu pengetahuan dan ilmu alam, yang mana Islam telah berjasa menyatukan akal dengan alam, menetapkan kemandirian akal, menetapkan keberadaan hukum alam yang pasti, dan keserasian Tuhan dengan alam.
Hingga akhirnya filsafat skolastik Barat mencapai puncaknya yang telah didukung oleh adanya pilar Islam dengan dibangunnya akademi-akademi di Eropa yang diadopsi dari gaya akademi di kawasan Timur. Hal ini merupakan evolusi dari illuminisme biara ke kegiatan pemikiran yang dialihkan kesekolahan dan akademi. Dan kurikulum yang diajarkan adalah filsafat lama, dan ilmu-ilmu Islam terutama Averoisme Paris. Pada saat yang sama terjadi perubahan kecenderungan pemikiran dari kesenian dan kasusatraan ke gramatika dan logika, dari retorika ke filsafat dan pemikiran, dan dari paganisme kesusastraan Latin ke penyucian Tuhan sebagai pemikiran Islam.
Demikianlah sumbangan besar Islam atas peradaban dunia Barat, yang selanjutnya jusru dijadikan sebagai pusat peradaban dunia pada saat ini. Hal ini dikarenakan kekonsistensian dunia Barat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Bahkan karya-karya besar para ilmuwan Muslim tersebut hingga kini masih dapat kita teukan di perpustakaan-perpustakaan internasional, khususnya di Amerika, yang secara profesional dan rapi telah menyimpannya.[9] Sehingga para umat Muslim di masa kini, yang ingin mempelajari lebih banyak tentang khasanah Islam tersebut, harus pergi ke negara Barat (non Islam) agar dapat meminta kembali “permata” yang sementara ini telah mereka pinjam.
D.    Penutup
Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan diatas adalah :
1.      Penyebaran ajaran Islam dan ekspansinya ke berbagai penjuru dunia telah berhasil membawa kemajuan pada setiap masanya, baik dari segi keagamaan maupun non agama yang berupa ilmu pengetahuan dan teknologi.
2.      Para tokoh dan cendekiawan Islam yang telah berhasil mempelajari ilmu-ilmu Yunani dan Sansekerta, telah memberikan pengembangan yang signifikan pada bidangnya masing-masing, jauh sebelum para ilmuwan Barat menemukan teori-teori tentang ilmu pengetahuan.
Dengan demikian telah memberikan bukti bahwa Islam dan peradaban yang telah dibangunnya pada masa lalu, telah memberikan investasi besar pada pencapaian peradaban dunia modern saat ini.
DAFTAR PUSTAKA
Amin, Samsul Munir, Sejarah Peradaban Islam, editor : Lihhiati, Ed.1, cet.1 (Jakarta: Amzah, 2009)
Ansary, Abdou Filali, Pembaharuan Islam : dari mana dan hendak ke mana?, terj. Machasin, (Bandung : Mizan, 2009)
Hanafi, Hassan, Oksidentalisme : Sikap Kita Terhadap Tradisi Barat, (Jakarta : Paramadina, 2000)
Hodgson, Marshal G.S, The Venture of Islam, Iman dan Sejarah Peradaban Dunia, (masa klasik Islam), buku ke-2, Peradaban Kekhalifahan Agung, cet. 1, terj. Mulyadhi Kartanegara, (Jakarta : Paramadina, 2002)
Karim, M. Abdul, Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam, cet. 2 (Yogyakarta : Pustaka Book Publisher, 2009)
Mansur, Peradaban Islam Dalam Lintasan Sejarah, (Yogyakarta : Global Pustaka Utama, 2004)
Nakosteen, Mehdi, Kontribusi Islam Atas Dunia Intelektual Barata, Deskripsi Analisis Abad Keemasan Islam, terj. Joko S. Kahhar dan Supriyanto Abdullah, cet. 2, (Surabaya : Risalah Gusti, 2003)
Nasr, Seyyed Hossein, Islam : Agama, Sejarah, dan Peradaban, (Surabaya : Risalah Gusti, 2003)

[1] M. Abdul Karim, Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam, cet. 2 (Yogyakarta : Pustaka Book Publisher, 2009), hlm. 8.
[2] Ibid, hlm. 36
[3] Seyyed Hossein Nasr, Islam : Agama, Sejarah, dan Peradaban, (Surabaya : Risalah Gusti, 2003), hlm. xviii
[4] Samsul Munir Amin, Sejarah Peradaban Islam, editor : Lihhiati, Ed.1, cet.1 (Jakarta: Amzah, 2009), hlm. 20-45.
[5] Marshal G.S Hodgson, The Venture of Islam, Iman dan Sejarah Peradaban Dunia, (masa klasik Islam), buku ke-2, Peradaban Kekhalifahan Agung, cet. 1, terj. Mulyadhi Kartanegara, (Jakarta : Paramadina, 2002), hlm. 236.
[6] Samsul Munir Amin, hlm. 45.
[7] Samsul Munir Amin, hlm. 32.
[8] Mehdi Nakosteen, Kontribusi Islam Atas Dunia Intelektual Barata, Deskripsi Analisis Abad Keemasan Islam, terj. Joko S. Kahhar dan Supriyanto Abdullah, cet. 2, (Surabaya : Risalah Gusti, 2003) hlm. 85.
[9] Abdurrahman Mas’ud, Islam dan Peradaban (sebagai pengantar), dalam  Samsul Munir Amin, hlm. x.

 http://fahreena.wordpress.com/artikel/islam-peradaban-dunia/

50 jenis kopi ala Italia


50 jenis kopi ala Italia

Tuesday, 28 February 2012

By Kopling

Bisa dibilang orang Italia yang mempopulerkan kopi pertama kali. Keseriusan orang Italia untuk mengeksplorasi cara-cara membuat kopi terbaik juga sudah tidak diragukan lagi. Salah satu indikasinya adalah lahirnya mesin espresso pertama di Turin, Italia.

Diatas adalah infografis menarik mengenai 50 tipe cara minum kopi orang Italia. Lain kali ke cafe, mungkin kamu bisa pesen salah satu jenis kopi diatas. Selamat mencoba!
 http://kopikeliling.com/news/50-jenis-kopi-ala-italia.html

Kaligrafi Cina di Tangan Orang Italia

Kaligrafi Cina di Tangan Orang Italia

Monday, 19 August 2013

By Editorial Kopi Keliling

kaligrafi2
Kaligrafi adalah sebuah bentuk dari seni visual yang berhubungan dengan tulisan atau menulis. Di dunia kontemporer, seni kaligrafi ini udah berkembang dalam bentuk undangan pernikahan, desain huruf atau tipografi, desain logo, seni religius, juga beberapa dokument penting. Kaligrafi juga dipake dalam penulisan dalam film, televisi, testimoni, peta, juga akte kelahiran dan kematian.
Ada 5 jenis aliran besar kaligrafi, yaitu kaligrafi barat, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Suku Mayan. Kaligrafi Asia Timur itu berasal dari Cina, Jepang, dan Korea. Dalam kaligrafi Asia Timur ini, tiap huruf atau karakter punya peranan yang sangat penting dan berhubungan dengan budaya Asia Timur. Alat yang dipake untuk membuat kaligrafi dari budaya timur ini adalah kuas, tinta, dan kertas.
Dalam sejarah Cina Kuno, karakter kanji tertua diukir pada kulit kambing dan di badan kura-kura, dan hal ini terjadi pada jaman Dinasti Shang. Gunanya adalah untuk mengirimkan pesan tanpa menimbulkan kecurigaan kepada lawan. Kaligrafi ini juga dipercaya dapat mengubah cuaca.
kaligrafi1
Ada seorang ilustrator dan pelukis nyentrik kelahiran tahun 1975 dari Alexandria yang sangat tertarik dengan seni kaligrafi Asia Timur. Namanya adalah Riccardo Guasco, atau biasa dipanggil dengan “Rik”. Rik belajar seni di National Art Institute of Asti, lalu dia melanjutkan studinya di Fine Arts Institute di Turin. Setelah lulus, Rik langsung bekerja sebagai ilustrator buku cerita anak-anak, dan kemudian menjadi Art Director di sebuah agen periklanan di Milan di mana dia berkolaborasi sebagai seorang ilustrator dan kartunis. Saat ini, Rik tinggal di Casale Monferrato di Italia.
kaligrafi3
Rik sangat tertarik dengan seni kaligrafi Cina dan dia setelah melakukan riset, dia semakin terpesona dengan seni ini. Seperti yang kita tau, setiap karakter dalam tulisan kanji melambangkan satu arti, dan Rik mencoba menterjemahkannya dalam bentuk gambar.
kaligrafi4
Rik memang senang menggambar dan melukis apapun yang ada di sekitarnya karena dia orangnya sering penasaran banget dan dia suka berkomunikasi dengan apa yang dilihatnya melalui lukisannya. Menurutnya, melukis itu sama seperti menulis puisi karena sama-sama berakar pada khayalan dan fantasi manusia.
kaligrafi5
Sebenarnya, gaya Rik lebih banyak terpengaruhi oleh gaya Picasso, Munari, Rodan, dan Chaplin, seperti yang terlihat di karya-karyanya selain serial kaligrafi ini. Tapi seorang seniman yang baik memang nggak akan berhenti mencoba satu jenis gaya melukis aja, karenanya dia juga mencoba kaligrafi ini dan ternyata hasilnya juga nggak kalah menariknya.
Seorang Italia membuat seni kaligrafi Cina. Menarik banget kan?
Website: riccardoguasco.com | Twitter: @mumblerik

Seni Tertua di Dunia

Cina: Seni Tertua di Dunia

Tuesday, 28 January 2014

By Editorial Kopi Keliling

Menjelang Imlek, nggak ada salahnya kita agak-agak mengintip dunia seni lukis di negara Cina ya?
Chinese art itu udah ada sejak jaman batu, sebenarnya, udah sejak tahun 10.000 Sebelum Masehi. Kebanyakan ketika itu masih berbentuk seni patung dan seni keramik. Setelah masa itu, Chinese art diklasifikasikan menurut dinasti yang sedang memerintah, dan tiap dinasti biasanya bertahan ratusan tahun lamanya.
Chinese art  memang dianggap sebagai seni tertua di dunia. Nggak heran, banyak nama-nama seniman-seniman Cina di periode awal nggak ada yang tercatat namanya. Di dunia seni lukis, para pelukis dari jaman Dinasti Han sampai ke jaman Dinasti Tang kebanyakan melukis tentang manusia. Nggak banyak yang tau tapi, bahwa lukisan-lukisan itu yang kemudian ditemukan orang diambil dari pemakaman, dan tadinya lukisan itu dilindungi dengan kain sutra dan disimpan di dalam tembok makam. Tujuan dibuatnya lukisan itu adalah untuk melindungi orang yang dikuburkan di situ dan rohnya bisa segera naik ke Surga. Ada juga tapi yang melukisi ajaran Confucius, selain melukisi potret orang mati.
Lukisan pemandangan baru timbul pada tahun 907, dan dikenal sebagai “Great age of Chinese landscape”. Di utara Cina, banyak nama pelukis sempat tercatat. Mereka adalah Jong Hao, Li Cheng, Fan Kuan, dan Guo Xi. Para pelukis ini kebanyakan melukis gunung yang menjulang. Sementara di selatan Cina, ada nama Dong Yuan, Juran, dan beberapa nama lainnya yang melukis tentang bukit dan sungai.
Agama Buddha kemudian masuk ke Cina sekitar Abad Pertama. Di Abad 8, Chinese Art ini mulai banyak kena pengaruh Buddhisme. Salah satu pelukis dari masa ini adalah Gu Kaizhi, yang lahir di Wuxi.
Gu mengeluarkan 3 buku tentang teori melukis: On Painting, Introduction of Famous Paintings of Wei and Jin Dynasties, dan Painting of Yuntai Mountain. Menurutnya, untuk melukis wajah manusia, yang terpenting adalah matanya, karena di situ terletak jiwanya. Pakaian dan penampilan itu nggak penting.
Tiga dari lukisan Gu sampai hari ini masih ada, meskipun cuma duplikatnya. Ini dia lukisan-lukisan itu:

The Admonitions of the Instructress to the Court Ladies

3000px-Gu_Kaizhi_001
Lukisan ini mengilustrasikan 9 cerita dari sebuah satir politis tentang Empress Jia Nanfeng yang ditulis oleh Zhang Hua. Lukisan ini dijarah oleh tentara Inggris pada tahun 1900,  dan sampai saat ini masih berada di British Museum. Sayangnya, ada 3 bagian dari lukisan ini yang hilang. Sementara, duplikat dari lukisan ini ada di Palace Museum di Beijing, dalam keadaan lengkap.

Nymph of the Luo River

6000px-Gu_Kaizhi-Nymph_of_the_Luo_River_(full),_Palace_Museum,_Beijinga
Lukisan ini mengilustrasikan sebuah puisi yang dutulis oleh Cao Zhi. Ada 3 duplikat dari lukisan ini yang dibuat pada jaman Dinasti Song. Satu dari duplikat itu ada di Palace Museum juga, yang satu lagi ada di Freer Gallery di Washington D.C. Sementara duplikat yang ketiga dibawa ke Manchuria oleh kaisar terakhir di Cina, Pu Yi, ketika dia dijadikan kaisar boneka oleh Jepang. Ketika Jepang menyerah kalah pada tahun 1945, duplikat lukisan ini menghilang, dan baru ditemukan lagi 10 tahun kemudian oleh Liaoning Province Museum.

Wise and Benevolent Women

6000px-Gu_Kaizhi._Wise_and_Benevolent_Women._Scroll._Song_copy_of_4_century_work._Palace_museum,_Beizing
Duplikat dari lukisan ini dibuat pada Abad 13, dan sama seperti kedua lukisan di atas, sekarang berada di Palace Museum di Beijing. Lukisan yang terdiri dari 10 bagian dan panjangnya 5 meter ini mengilustrasikan para perempuan yang ada di dalam Biographies of Exemplary Women pada jaman Dinasti Han.
Di masa sekarang, Chinese art tentunya sudah banyak berkembang. Budaya Cina kuno telah memasuki seni media baru, dan Contemporary Chinese art muncul sejak tahun 1980 sebagai akibat dari Revolusi Budaya di Cina. Beberapa dari seniman Cina modern ini juga udah dikenal banget di dunia internasional. Nggak cuma Ai Weiwei, tapi masih banyak seniman lainnya. Bahkan, ada seorang seniman perempuan Cina, Christine Wang, yang saat ini udah pindah ke New York City dan pernah jadi kurator untuk Venice Biennial di Italua juga masuk ke dalam daftar UNESCO karena karyanya.
Yuk, Indonesia jangan mau ketinggalan dong!
Sumber gambar: Wikipedia

Seni Wayang Kulit

Pagelaran Seni Wayang Kulit, Kesenian Tertua di Indonesia

By on September 27, 2013 - Dibaca : 789 kali
172089225_bf5760a8b9
Diantara sekian banyak kekayaan dalam bidang seni dan budaya yang dimiliki Indonesia, pagelaran wayang kulit adalah salah satu yang juga populer serta menonjol, meski saat ini mungkin penggemar, penikmat serta peminatnya tidak semembludak di jaman dulu, namun pagelaran wayang kulit masih eksis hingga sekarang. Dalam sebuah pagelara wayang kulit meliputi beberapa unsur kesenian sekaligus seperti seni peran, seni musik, seni mendongeng, dan lain-lain. Sejak jaman kemunculan hingga perkembangannya pagelaran seni wayang kulit sendiri difungsikan sebagai media hiburan, pendidikan, media penerangan / dakwah dan banyak lagi lainnya. Menurut penelitian wayang kulit adalah kesenian asli asal Indonesia khususnya Pulau Jawa. Keberadaannya telah ada sejak berabad-abad lalu bahkan sebelum agama Hindu masuk Indonesia, kebanyakan muatan ceritanya mengangkat soal kisah Ramayana dan Mahabharata yang telah disesuaikan dengan kebudayaan orang Jawa. Penyesuaian konsep filsafat ini berdasarkan pandangan filosofis masyarakat Jawa mengenai kedudukan para dewa dalam dunia pewayangan. Hadirnya tokoh Punakawan dalam pewayangan sengaja diciptakan oleh para budayawan Indonesia untuk memperkuat konsep filsafat bahwa tidak ada satu makhluk pun yang sempurna di dunia ini, contohnya manusia pasti pernah melakukan kesalahan atau khilaf, tak ada yang benar-benar baik atau benar-benar buruk, begitu ibaratnya. Namun makin kesini makin diperkenalkan pula cerita wayang yang memuat kisah masa kerajaan Majapahit. Menurut seorang ahli sejarah dan kebudayaan asal Belanda Dr. GA. J. Hazeau mengatakan bahwa wayang merupakan walulang inukir (kulit yang diukir) dan dilihat bayangannya pada kelir.
wa1
Ada yang meyakini wayang berasal dari Jawa Tengah, ada pula yang menyebut berasal dari Jawa Timur, namun apapun itu semua sama-sama meyakini budaya wayang diperkirakan sudh lahir di Indonesia sejak zaman pemerintahan Prabu Airlangga, Raja Kahuripan (976-1012) saat kerajaan Jawa Timur sedang mencapai kemakmuran, sedangkan karya sastra yang menjadi bahan cerita wayang ditulis oleh para pujangga Indonesia dari mulai abad X. Wayang bisa dibilang sebagai kesenian yang sudah sangat tua usianya, diperkirakan wayang kulit telah eksis sejak jaman neolithikum atau kira-kira 1500 tahun sebelum masehi. Pagelaran wayang kulit ditampilkan dalam sebuah layar bayangan yang menggunakan kelir atau secari kain sebagai pembatas antara dalang dengan penonton. Penonton hanya akan melihat gerakan-gerakan wayang melaluibayangan yang terpampang pada kelir. Pagelaran wayang didukung oleh alunan musik yang timbul dari seperangkat gamelan, alat musik tradisional jawa yang terbuat dari kayum perunggu, juga kulit binatang dan disempurnakan dengan alunan senandung pesinden. Masuknya agama Islam ke Indonesia di abad ke 15 juga membawa perubahan yang signifikan pada cerita , konsep religi dan falsafah wayang. Wayang kulit sendiri umumnya dibuat dari kulit kerbau yang sudah mengalami proses panjang hingga menjadi lembaran yang kemudian dipahat dengan alat khusus oleh seseorang yang ahli serta menggunakan alat berupa besi runcing berbahan baja hinga terbentuklah tokoh wayang dengan bagian-bagian tubuh menyerupai lengan, siku, tangan. Kaki, tubuh manusia, dan sebagainya. Tangkai wayang dibuat dari tanduk kerbau, tangkai wayang berfungsi untuk menggerakkan bagian lengan. Peran penting dalam Pagelaran Wayang Kulit dipegang oleh Dalang, yakni julukan untuk seseorang yang beetugas sebagai narator sekaligus menggerakkan tokoh-tokoh wayang yang dimainkannya. (Arisca Meir/ensiklopediaindonesia.com) (Foto: wayangkulitsmp2252.blogspot.com ; ajimachmudi.wordpress.com)

Foto mobil kuno

FOTO-FOTO MOBIL KUNO



Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno
448 x 336 – 65k - jpg
http://www.dannydarussalam.com
acara lelang mobil-mobil kuno.
480 x 332 – 48k - jpg
tahukahanda.wordpress.com
hobi koleksi mobil kuno rasanya
350 x 263 – 24k - jpg
http://www.sinarharapan.co.id
Lainnya dari www.sinarhara